Senin, 24 Januari 2011

METHODE KRISTENISASI OLEH PENGINJIL

METHODE KRISTENISASI OLEH PENGINJIL

A
PENDETA DAN PENGINJIL
YANG TIDAK BERPENGETAHUAN ISLAMOLOGI


1.  PENDEKATAN DENGAN INJIL

Ayat-ayat Injil yang di pakai sebagai landasan.

Allah Maha Kasih
Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.17 Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.18 Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

Mengakui Yesus Tuhan diselamatkan
Roma 10:9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

Hanya melalui Yesus saja orang diselamatkan
Kisah rasul 4:12 Hanya melalui Yesus saja orang diselamatkan. Sebab di seluruh dunia di antara manusia tidak ada seorang lain pun yang mendapat kekuasaan dari Allah untuk menyelamatkan kita.”  (BIS )

Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Semua bangsa harus dibabtis
Matius 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,


Penjelasan penulis
Manusia pada umumnya kepingin masuk surga tetapi tidak perlu susah-susah. Umat Islam yang tidak memahami arti agama Islam, tujuan sholat dalam kehidupan, tujuan puasa dalam kehidupan, tujuan zakat dalam kehidupan dan tujuan haji dalam kehidupan  adalah mangsa empuk bagi Pendeta dan Penginjil untuk dimurtadkan.

Dengan modal ayat-ayat diatas Pendeta atau Pengjinjil mendatangi umat Islam yang awam. Mereka mengajak berdialog dengan bertanya; mengapa umat Islam harus sholat, puasa, zakat atau haji ? Kemudian umat Islam yang awam yang tidak bisa menjawab pertanyaan itu dipengaruhi bahwa sholat itu tidak ada gunanya hanya membuang-buang waktu; puasa itu tidak ada gunanya karena hanya lapar dan dahaga, zakat itu tidak ada gunanya hanya membuang uang yang seharusnya bisa untuk membeli kebutuhan hidup dan haji itu tidak ada gunanya hanya menghaburkan uang lebih baik akalu mau piknik keluar negeri lebih bai ke Eropa atau ke Amerika.  Pendeta atau Pengijil mengatakan bahwa Allah kita penuh kasih jadi tidak perlu sholat, puasa, zakat atau haji yang penting percaya bahwa Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat telah menebus dosa kita maka kita pasti masuk sorga.

Tindakan ini dilakukan dengan tujuan untuk mendangkalkan aqidah umat Islam

Langkah selanjutnya Pendeta atau Penginjil mendatangi lagi dengan pendekatan perbuatan.


2. PENDEKATAN DENGAN PERBUATAN

Program Kristenisasi
Pemberian materi atau bantuan baik berupa uang maupun sembako sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian ekonomi umat Islam.

Pendeta atau Penginjil mendatangi calon korbannya dengan mencari tahu apa yang dibutuhkan saat ini. Kalau yang dibutuhkan uang untuk beli beras maka diberi uang untuk beli beras. Kalau yang dibutuhkan uang untuk membayar anak sekolah maka diberi uang untuk mebayar anak sekolah. kalau yang dibutuhkan uang untuk membayar biaya pengobatan maka diberi uang untuk membayar biaya pengobatan. kalau membutuhkan material maka diberilah material seperti beras, gula, supermi dan lain sebagainya.

Setelah beberapa lama mereka dikunjungi lagi. Pendeta atau Pengijnil mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang tanjam. siapa yang baik antara Uztad dengan Pendeta? Mereka pasti menjawab Pendeta, karena selama ini tidak ada uztad atau kyiai yang mendatangi dirinya apalagi memberi bantuan-bantuan.

Setelah calon korban menjelek-jelekkan Uztad dan Kyai maka masuklah Pendeta atau Penginjil untuk menawarkan kepada mereka untuk dibaptis atau masuk Kristen.

= *Disebuah daerah di Jawa Timur penulis pernah mendapat berita dari jamaah bahwa para penginjil sering keluar masuk kampung dengan mendatang orang-orang yang dijadikan korban pemurtada n dengan mengjukan pertanyaan : Apakah Bapa/Ibu sudah ikut Tuhan ? Calon korban tanya : Tuhan siapa ? Penginjil menjawab : Ya Tuhan Yesus. Ikut Tuhan Yesus itu adem lho Pak/bu, karena Tuhan Yesus itu penuh kasih, ini lho ada ayatnya dalam Injil. Kemudian Penginjil membuka ayat dalam Injil Yohanes 3:16 dan disela-sela halaman injil itu ada amplop yang berisi uang yang kemudian diberikan kepada calon korban. Penginjil berkata : Hari minggu datang ke gereja ya nanti diberi bantuan lagi .

= ”Disebuah daerah dipedalaman Kalimantan Tengah penulis mendapat berita dari jamaah. Para penginjil pada jam-jam sholat sering keliling mendatangi anak-anak muda yang pada nongkrong dipinggir jalan. Penginjil dengan nada simpatik menyruh pemuda-pemuda itu pergi shoilat ke masjid. Tidak baik menjadi umat Islam tidak sholat kata pernginjil. Kemudian penginjil menawarkan jasa baik, kalau tidak punya sarung atau peci mau dibelikan. Lain hari penginjil datang lagi kemudian mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang tajam. Waktu sholat baca Al-Fatihah nggak ?. Apa isi al Fatihah itu? Karena anak-anak tidak bisa menjawab maka pengnjil yang sudah berebkal islamologi menjelaskan bahwa dala Al Fatihah itu kita minta petunjuk jalan yang lurus. Dan Allah sudah memberi petunjuk jalan yang lurus yaitu dalam Qs 43 :61 Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus. Jadi kata penginjil tidak perlu sholat yang penting mengikuti jalannya Isa atau Yesus akan masuk surga.

= “Di Sumatra Barat paska gempa, ketika saya mengadakan dakwah membentengi umat islam dari kristenisasi saya mendapat informasi. Pernginjil dengan membonceng LSM ketika keliling mndatang sekelompok anak-anak yang sedang bermain. Kebetulan waktu itu bakda dhuhur. Anak-anak ditanya “siapa yang tdi sholat dhuhur ? “ mereka menjawab “saya pak“. Maka Penginjilpun mengeluarkan coklat dari tasnya kemudian diberikan kepada yang angkat tangan satu-satu. Kemudian Penginjil tanya lagi “ siapa yang tadi tidak sholat dhuhur ?” anak-anak menjawab “saya pak” kemudian penginjil mengeluarkan coklat lagi kemudian dibagi-bagikan setiap anak mendapat tiga batang coklat. Disini kita bisa mengathui taktik mereka yaitu dengan cara mengumpan dengan budi baik. Maka anak0anak akan berkata “orangnya baik-baik ya, apalagi agamanya”.


3. PENDEKATAN DENGAN MEMUTAR BALIKKAN ISTILAH-ISTILAH  ISLAM

Secara tidak kita sadari bahwa kamus Bahasa Indonesia susunan WJS Poerwodarminta mengandung istilah-istilah Islam yang sudah dirancukan pengertiannya. Bagi yang tidak meneliti tidak akan mengatahui. Contoh-contoh istilah Islam yang sudah rancu pengetiannya :

* Agama
Istilah agama dalam kamus bahasa Indonesia karangan WJS Poerwodarminta yang beragama Katolik berarti "kepercayaan terhadap Tuhan atau dewa ". Pengertian ini berasal dari bahasa Eropa yaitu " reliji " yang dimabil dari bahasa Yunani Yaitu "threskia" yang artinya " uangkapan lahiriyan terhadap kepercayaan ". Istilah ini diambil dari perkataan Paulus tetang percaya dalam Ibrani 11:1 Percaya adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Sedangkan istilah agama dalam Islam berasal dari bahasa Arab yaitu "dien" yang artinya petunjuk tata kehidupan manusia yang diciptakan Allah (Qs 2: 38).

* Ibadah
Ibadah atau ibadat dalam kamus bahasa Indonesia karangan WJS Poerwodarminta yang beragama Katolik  berarti pula " upacara ritual ". atau “mendekatkan diri kepada Tuhan melalui ritual”. Sehingga timbul istilah tempat “ibadah atau tempat ritual”, seperti tempat ibadah orang Hindhu di pure, tempat ibadah orang Budha di kuil, tempat ibadah orang Kristen di Gereja.

Tetapi tempat ibadah umat Islam tidak hanya di Masjid tetapi dimana saja dimuka bumi ini, karena istilah ibadah dalam  Islam adalah mengabdi atau menghamba kepada Allah (Qs51:56;Qs 37: 40 ). dengan mengikuti petunjukNya atau melakukan perbuatan sesuai dengan petunjuk Allah (Qs 2:38). Jadi istilah ibadah dalam kamus bahasa Indonesia sudah dipersempit pengertiannya

* Iman
Iman menurut dalam kamus bahasa Indonesia karangan WJS Poerwodarminta yang beragama Katolik artinya "percaya ". Istilah ini diambil dari perkastaan Paulus dalam kitab Ibrani 11:1 Percaya adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Dalam Ensiklopedia Alkitab Masa Kini halaman 431 pengertian iman dikatakan : Iman ialah sikap yang didalamnya seseorang melepaskan andalan pada segala usahanya sendiri untuk mendapat keselamatan, entah itu kebajikan, kebaikan susila atau apa saja, kemudian sepenuhnya mengandalkan Yesus Kristus, dan mengharap hanya dari Dia segala sesuatu yang dimaksud oleh keselamatan.

Iman dalam Islam artinya mentaati perintah Allah dan perintah Rasul.
Qs 3/171. Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.172. (Yaitu) orang-orang yang menaati perintah Allah dan Rasul-Nya

Umat Islam Indonesia sudah salah kaprah dalam memahami dan memakai istilah-istilah Islam dri Kamus bahasa Indonesia. Dengan demikian wajar kalau aqidah umat Islam Indonesia pada umumnya lemah.


4. HAMILISASI
Penulis pernah kedatangan seseorang pemuda dari Jawa Tengah. Pemuda itu mengaku dahulu adalah aktivis gereja. Oleh gereja dia dicarikan KTP Islam dengan ganti nama Islam. Kemudian dikirim untuk belajar mejik atau hipnotis di sebuah pesantren di Jawa Timur. Setelah tamat belajar mejik maka pemuda tersebut dibiayai gereja untuk mencari korban yaitu wanita-wnita luluisan aliyah yang pandai membaca Al-Qur'an. Setelah berjumpa anak alioyah tersebut dipacari kemudian dihamili. Setelah hamil anak tersebut menuntut untuk dikawin. Dengan persiapan yang sudah diadakan maka wanita tersebut dikawin secara Islam tanpa hambatan. Tetapi sesudah beberapa bulan kemudian maka pemuda tersbut mengaku bahwa dirinya sebetulnya bukan orang Islam tetapi Kristen saya berbuat seperti ini agar bisa mengkristenkan kamu. Maka marahlah wanita itu. Pada saat wanita itu marah maka pemuda itu menghipnotis, sehinnga wanita itu tidak bisa berbuat apa-apa kecuali mengikuti kemauan pemuda itu. Kata pemuda itu wanita korbannya kemudian dibawa ke suatu tempat tetapi tidak diberi tahu apakah itu gereja atau apa. Wanita itu kemudian di cuci otak atau brain washing sampai wanita itu lupa segalanya. Dari sini dimulai proses pembinaan terhadap wanita itu untuk dijadikan penginjil dibawah pengawasan dari gereja yang bersangkutan, adapun bayi yang lahir dipelihara oleh pengasung yang mengapdobsi. Kemudian pemuda itu beroperasi lagi. Menurut cerita pemuda itu (dalam rekaman saya ) sudah tiga wanita yang menjadi korban, untuk yang keempat pemuda itu mendapatkan wanita yang sholeh, suka sholat tahajud, maka pada waktu wanita dihipnotis tidak mempan malah ilmu hipnotisnya hilang. Dari mulai itu pemuda itu sadar, akhirnya mengaku kepada istrinya dan akhirnya masuk Islam. Dalam perjalanan mencari uztad agama Islam pemuda itu bertanya kepada redaksi Sabili dan diberilah alamat kepada saya penulis.

5. Pondok nurani
Di Jogjakarta penulis diberi brosur oleh seseorang. Brosur itu bernama Pondok Nurani. Isi brosur itu adalah sebuah yayasan yang menawarkan jasa untuk membantu wanita-wanita muda khususnya mahasiswi yang hamil diluar nikah. Mahasiswi yang hamil diluarnikah dilarang untuk menggugurkan kandungannya, tetapi yayasan itu siap untuk menbantunya asal mau mengikuti persyaratannya. Pesyaratan nya adalah kalau bayi sudah lahir maka bayinya diasuh oleh yayasan dan dijadikan Kristen, sedang ibunya boleh pilih ikut kegiatan yayasan itu atau bebas. Mahasiswi yang pilih ikut kegiatan yayasan itu kebanyakan mahasiswi yang kehamilannya diketahui oleh orang tuannya kemudian orang tuanya marah dan mahasiswi itu dibuang dari keluarganya.

Didunia kampus khususnya  mahasiswi sering beredar tiket-tiket gratis masuk ke diskotik-diskotik atau klab-klab malam terutama dikota-kota besar. Dari situlah timbul pergaulan bebas dan sek bebas sehingga banyak mahasiswi yang hamil diluar nikah.
 bersambung.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar